BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin, Muhidin menyatakan masih menunggu keputusan dari Gubernur Kalsel perihal jam operasional THM (Tempat Hiburan Malam, red) selama pelaksanaan STQ (Seleksi Tilawatil Qur’an, red) XXI Nasional 2011. Sebagaimana diketahui, THM dianggap bisa mengganggu kekhidmatan pelaksanaan STQ XXI Nasional 2011. Oleh karena itu, ada sejumlah pihak yang mendesak supaya THM harus ditutup selama pelaksanaan STQ XXI Nasional 2011.
Menanggapi hal ini, Muhidin menyatakan masih menunggu keputusan dari Gubernur Kalsel. “Sampai sekarang saya belum menerima keputusan dari Gubernur Kalsel tentang penutupan sementara THM selama pelaksanaan STQ,” ungkap Muhidin kepada Radar Banjarmasin, belum lama tadi.
Dijelaskan Muhidin, selama ini THM sudah tutup setiap malam Jum’at. Itu adalah sebagai upaya untuk menghormati kaum muslim yang sering mengadakan kegiatan peribadatan umum pada setiap hari Jum’at. “Selama ini, THM sudah menaati peraturan untuk tutup setiap malam Jum’at. Tapi, kami juga sedang mengupayakan yang terbaik bagi pihak THM dan warga, terutama umat muslim selama pelaksanaan STQ,” sambungnya.
Di sisi lain, Muhidin juga menyatakan sebenarnya THM tak sepenuhnya berpengaruh menggangu jalannya pelaksanaan STQ XXI Nasional 2011. “Sebenarnya, itu tergantung pribadi masing-masing. Pilihan untuk pergi ke THM adalah pilihan, termasuk para peserta STQ itu sendiri. Merekalah yang menentukan langkahnya masing-masing. Apakah tujuannya ke Kota Banjarmasin untuk mengikuti STQ atau justru masuk ke THM,” pungkasnya.(oza)