Industri Manufaktur Kalsel Naik

BANJARMASIN – Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Kalsel mengalami peningkatan di triwulan IV tahun 2012. Walaupun tak terlalu signifikan, BPS Kalsel mencatat kenaikan pertumbuhan industri manufaktur Kalsel sebesar 2,01 persen. Angka ini lebih baik jika dibanding dengan produksi industri triwulan III tahun 2012 yang hanya mencapai 1,67 persen.
Kepala BPS Kalsel, Iskandar, menegaskan pertumbuhan ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan nasional yang mampu tumbuh sebesar 7,65 persen. Kenaikan produksi tersebut terutama disokong oleh beberapa kelompok industri besar dan sedang yang mengalami pertumbuhan positif. Diantaranya industri makanan (KBLI-10) yang mengalami kenaikan produksi sebesar 3,96 persen, industri minuman (KBLI-11) yang mengalami kenaikan produksi sebesar 0,61 dan  industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia (KBLI-20) yang mengalami kenaikan produksi sebesar 0,14 persen. “Sedangkan dua kelompok industri lainnya mengalami pertumbuhan yang negatif, yakni industri kayu yang mengalami penurunan produksi sebesar -0,13 persen, serta industri karet dan barang dari karet/plastik (KBLI-22) yang mengalami penurunan produksi sebesar -1,57 persen,” urai Iskandar kepada Radar Banjarmasin, belum lama tadi.
Apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya, industri besar dan sedang di Kalsel pada triwulan ini mengalami pertumbuhan sebesar 3,12 persen. Pertumbuhan ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan nasional yang mampu tumbuh sebesar 11,09 persen. “Kelompok industri yang mempunyai andil besar dalam mendukung pertumbuhan tersebut adalah industri makanan (KBLI-10) yang mengalami pertumbuhan sebesar 4,48 persen, serta industri karet dan barang dari karet/plastik (KBLI-22) yang mengalami pertumbuhan sebesar 4,96 persen. Kelompok industri lainnya yang juga menyumbang pertumbuhan positif adalah industri minuman (KBLI-11), tumbuh sebesar 0,72 persen,” sambungnya
Sedangkan jika dilihat dari perkembangan produksi industri manufaktur besar dan sedang secara keseluruhan, pada tahun  2012 produksi industri manufaktur besar dan sedang di Kalsel mengalami pertumbuhan sebesar 3,97 persen dibanding tahun 2011. “Hal ini sejalan dengan perkembangan produksi industri besar dan sedang di tingkat nasional yang juga mengalami pertumbuhan sebesar 4,12 persen,” tandasnya.(oza)