![]() |
| TINGGAL GESEK - Masyarakat Kota Banjarmasin mulai melakukan transaksi non tunai dalam beberapa jenis transaksi.(ozanimages) |
Asih, seorang petugas kasir sebuah tenant sepatu di Duta Mall Banjarmasin menjelaskan, faslitas pembayaran non tunai ini sebenarnya sudah disediakan sejak lama. Namun, perilaku konsumen untuk melakukan pembayaran secara non tunai mulai menunjukkan peningkatan baru-baru ini. “Sebelumnya, konsumen lebih banyak melakukan pembayaran dengan uang tunai. Namun, seiring waktu, minat belanja mereka semakin meningkat. Sehingga, tidak memungkinkan untuk membayar secara tunai. Alhasil, pembayaran melalui kartu debit menjadi alternatif pembayaran,” ujarnya.
Itupun menurut Asih, tidak semua konsumen sebelumnya mengetahui bahwa kartu debit atau kartu ATM bisa digunakan untuk melakukan pembayaran. “Oleh karena itu, kami selalu menyarankan dan menawarkan kepada konsumen untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu ATM. Transaksi di tenant kami juga terbilang lebih lengkap dan bisa menerima pembayaran kartu debit bank apapun baik nasional maupun bank asing,” urainya.
Kendatipun demikian, Asih menjelaskan untuk bisa melakukan pembayaran secara non tunai, konsumen harus melakukan pembelian dalam jumlah tertentu. “Pembayaran dengan menggunakan kartu debit di tenant kami baru bisa dilakukan apabila pembelian mencapai senilai Rp100 ribu. Kalau pembelian di bawah Rp100 ribu, konsumen hanya bisa membayar dengan uang tunai,” paparnya.
Sementara itu, Lina, warga Kota Banjarmasin menyatakan merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas pembayaran non tunai. “Tidak perlu repot membawa uang tunai dalam jumlah banyak kalau mau belanja. Cukup gesek kartu debit, lebih simpel dan lebih mudah berbelanja,” tandasnya.(oza)
