Angkatan Kerja Kalsel Meningkat

BANJARMASIN - Gambaran ketenagakerjaan di Kalsel pada triwulan pertama tahun 2013 mengalami sedikit perbaikan. Hal ini digambarkan dengan adanya kenaikan jumlah penduduk bekerja dan terjadi penurunan jumlah pengangguran. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kalsel, pada bulan April 2013, jumlah angkatan kerja mencapai 1.937.493 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 2,65 persen atau terjadi penambahan 50.059 orang dibanding keadaan April 2012.
      “Penduduk yang bekerja pada April 2013 adalah sebesar 1.861.648. Jumlah ini mengalami penambahan sebesar 55.707 orang atau 3,08 persen dibandingkan keadaan April 2012. Perbaikan keadaan ketenagakerjaan di awal tahun 2013 juga terlihat dari jumlah pengangguran yang mengalami penurunan sebesar 5.648 orang. Dibandingkan keadaan setahun yang lalu terjadi penurunan jumlah pengangguran sebesar 6,93 persen,” ungkap Iskandar Zulkarnaen, Kepala BPS Kalsel.
      Peningkatan jumlah tenaga kerja dan penurunan angka pengangguran juga berpengaruh terhadap angka Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada kondisi April 2013, TPAK mengalami peningkatan sebesar 0,64 persen menjadi 71,88 persen selama periode satu tahun terakhir.
      ”Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah perbandingan antara jumlah pengangguran terhadap penduduk angkatan kerja. TPT Kalsel keadaan April 2012 adalah 3,91 persen.  Indikator ini mengalami penurunan sebesar 0,41 persen dibandingkan keadaan April 2012. TPT Kalimantan Selatan keadaan April 2012 sebesar 4,32 persen,” sambungnya.
          Iskandar berharap, kondisi jumlah angkatan kerja di Kalsel terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. ”Dengan demikian, hal ini juga bisa menjadi indikator kesuksesan ekonomi bagi Kalsel,” tandasnya.(oza)