Ramai-Ramai Cat Jembatan Antasari

BANJARMASIN – Sebagai wujud peduli akan keletarian budaya dan sejarah di Kalsel, karyawan Swiss Belhotel Borneo (SBB) Banjarmasin melakukan aksi mencat ulang Jembatan Pangeran Antasari, Sabtu (1/6) tadi.
     Jembatan legendaris yang menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah di Kota Banjarmasin tersebut kini semakin segar tampilannya dan enak dipandang.
    Chesya Rindu Tarumanegara, Humas SBB Banjarmasin menjelaskan kegiatan mencat ulang Jembatan Pangeran Antasari ini memang baru yang pertama kali dilaksanakan.
     “Biasanya dalam menggelar kegiatan sosial kami melakukan kunjungan langsung ke masyarakat. Misalnya, bagi-bagi sembako, donor darah, atau fogging. Namun, kami juga punya misi untuk peduli terhadap budaya dan sejarah Kota Banjarmasin, yakni dengan mengecat ulang Jembatan Pangeran Antasari,” ungkap wanita yang akrab disapa Rindu ini kepada Radar Banjarmasin.
    Rindu menuturkan sebelum melakukan aksi mengecat ulang jembatan tersebut, pihak SBB Banjarmasin sudah meminta izin secara lisan dan juga tertulis kepada dinas setempat.
    “Kami ajukan surat izin kepada Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin. Alhamdulillah, kami mendapatkan izin sekaligus apresiasi. Menurut mereka, sangat jarang ada pihak swasta yang bersedia turun langsung untuk memelihara fasilitas umum seperti jembatan,” tambahnya.
    Tak hanya sekadar mengecat ulang Jembatan Pangeran Antasari, karyawan SBB Banjarmasin juga membersihkan lingkungan sekitar jembatan. “Dengan demikian, tidak hanya jembatannya saja yang tampak bagus dan segar, lingkungan sekitarnya juga tampak bersih. Sehingga, awalnya orang selalu merasakan kesan kumuh ketika lewat di jembatan ini, kini berganti menjadi kesan yang sehat dan indah,” tandasnya.(oza)