BANJARMASIN – Bunyi gemuruh di siang bolong, Kamis (2/5) mengejutkan warga Jalan Sadewa II Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin. Tak ayal, banyak warga yang keluar rumah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata, sebuah bangunan perpustakaan milik SDN Pemurus Dalam 8 Banjarmasin runtuh. Pondasi bagian belakangnya anjlok, lantainya terbelah, dan sebagian bagian dinding hancur.
“Saat itu, saya kira sedang terjadi gempa. Soalnya, bunyinya nyaring sekali dan berlangsung sekitar 5 detik. Beruntung anak-anak sedang libur sekolah, jadi tidak ada korban,” ungkap Abdurrahman, salah satu warga Jalan Sadewa II kepada Radar Banjarmasin, kemarin (3/6). Abdurrahman tak mengetahui dengan rinci penyebab runtuhnya gedung perpustakaan milik SDN Pemurus Dalam 8 Banjarmasin tersebut. “Mungkin saja karena pondasinya yang memang tidak kokoh. Atau, bisa juga kondisi tanah yang labil, sehingga tak kuat menahan beban bangunan,” prediksinya.
Yang pasti, menurut Abdurrahman, bangunan tersebut terbilang baru. “Kira-kira sudah difungsikan sejak empat atau lima bulan lalu,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu siswa SDN Pemurus Dalam 8 Banjarmasin, Melinda mengaku sedih melihat gedung perpustakaannya runtuh. “Mudah-mudahan sekolah membangun kembali gedung perpustakaan baru yang lebih kokoh. Sehingga, bisa kembali membaca buku di waktu istirahat,” ungkapnya.
Kendatipun demikian, Melinda menuturkan pihak guru SDN Pemurus Dalam 8 Banjarmasin sudah menyediakan ruangan lain untuk memindah buku-buku dari perpustakaan yang runtuh tersebut. “Jadi, untuk sementara, ruang perpustakaannya dialihkan ke ruangan yang lain. Tapi, kurang nyaman karena ruangannya sempit,” pungkasnya.(oza)