DPW Pemuda Islam Pahami Keputusan Walikota


BANJARMASIN – Banyak pihak yang menginginkan agar Walikota Banjarmasin menutup sementara aktivitas THM selama pelaksanaan STQN (Seleksi Tilawatil Quran Nasional, red) XXI 2011, 4-11 Juni ini. Salah satunya adalah ormas yang mengatasnamakan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah, red) Pemuda Islam Kalsel. Kemarin (1/6), ormas yang aktif di bidang kepemudaan Islam tersebut menggelar demo di depan Kantor Pemko Banjarmasin.
Dengan mengerahkan sebanyak 75 orang anggotanya, DPW Pemuda Islam Kalsel menyuarakan orasi-orasi yang mengarah agar Walikota Banjarmasin menutup aktivitas THM selama pelaksanaan STQN XXI 2011. Kehadiran mereka juga tambah heboh karena membawa perlengkapan sound system yang mengeluarkan suara nyaring. Bahkan, mereka juga melibatkan sejumlah penyanyi qasidah dan dilengkapi dengan satu unit keyboard sebagai pengiring musik yang diletakkan di atas sebuah mobil pick up hitam.
Setelah sekitar 15 menit melakukan orasi dan menyanyi qasidah di siang bolong, akhirnya mereka dihampiri oleh Walikota Banjarmasin, Muhidin. Dengan dikawal puluhan satuan Satpol PP dan juga petugas kepolisian dari Poltabes Banjarmasin, Muhidin mantap menyalami para pendemo sembari mengajak berdialog.
“Pak Walikota, hari (kemarin, red) ini kami hanya ingin menyampaikan aspirasi secara damai. Mohon, tutup sementara THM selama pelaksanaan STQN,” teriak lantang Hasan, Ketua DPW Pemuda Islam Kalsel.
Muhidinpun menanggapinya dengan bijak. “THM saya putuskan tidak ditutup. Soalnya, banyak warga yang bekerja di THM. Kalau sampai ditutup, maka akan mengurangi penghasilan mereka,” tuturnya.
“Selain itu, Perda yang mengatur penutupan THM selama ada kegiatan semacam STQN juga tidak ada. Jadi, THM tetap kami perbolehkan beroperasi, namun situasi dan kondisi selama STQN tetap dijaga dan kondusif,” lanjut Muhidin.
Di sisi lain, Muhidin berharap agar DPW Pemuda Islam Kalsel juga ikut mengawal kegiatan STQN XXI 2011. “Saya harap partisipasi DPW Pemuda Islam Kalsel dalam kegiatan STQN XXI 2011 ini. Sehingga, Kota Banjarmasin bisa sukses menjadi tuan rumah,” tambahnya.
Sementara itu, Hasan, Ketua Umum DPW Pemuda Islam Kalsel menyatakan bisa memaklumi keputusan Muhidin. “Kami menyadari dan memaklumi keputusan Pak Walikota. Saya optimistis, keputusan beliau tersebut menyangkut berbagai pihak, terutama warga Kota Banjarmasin,” pungkasnya.(oza)